Jumat, 27 Desember 2024

Sumber : medcom.id

Masyarakat Kampung Kuta sangat patuh pada keyakinan mereka. Seluruh masyarakat Kuta membangun rumah adat berupa rumah panggung beratapkan daun ijuk dan kirai. ara membangun rumah harus sesuai amanah karuhun (nenek moyang). Ketentuan utamanya, harus rumah panggung, harus persegi panjang, harus berpasangan dan jangan menggunakan bahan baku seperti tembok dan bahan lain buatan manusia. Ketua Adat Kampung Kuta, Warsim Setiaman (52 tahun) mengatakan, di Kampung Kuta terdapat 117 kepala keluarga dengan jumlah penduduk 285 jiwa. Menurutnya, mata pencaharian masyarakat kampung sejak dulu sampai saat ini tidak mengalami banyak perubahan.

Sumber : detik.com

Untuk mendirikan rumah pun, masyarakat Kampung Kuta tidak boleh sembarangan karena memiliki ritual-ritual yang harus dilakukan. Ritual tersebut dilakukan agar pembangunan rumah dapat berjalan dengan lancar. Sebelum memulai ritual, pemilik rumah meminta hari yang baik kepada sesepuh untuk mendirikan rumah, ritual dilakukan dengan proses yang pertama melakukan ritual di kuburan, yang bertujuan untuk melakukan uji coba tanah yang akan dibangun rumahserta untuk menentukan tanah yang akan dibangun rumah tersebut layak tidaknya. Ritual ini dilakukan dengan meletakan padi dan air di dalam bambu atau tamiyang dan meletakan sesajen, kemudian dibuat sebuah lubang lalu perlengkapan tersebut dimasukan serta ditutup menggunakan aseupan selanjutnya diikat menggunakan kayu sulangkar. Perlengkapan tersebut didiamkan selama semalaman dan pagi harinya akan dilihat jika semuanya utuh seperti padi tidak rontok, air tidak surut, tidak ada semut merah berarti menandakan bahwa pembangunan rumah dapat dilanjutkan. Namun jika salah satunya ada yang gagal, berarti harus mencari lagi tempat yang bagus. Lahan yang digunakan biasanya milik pribadi, tetapi jika tidak ada maka masyarakat dapat menggunakan lahan milik saudaranya.Namun apabila ingin membeli lahan sudah dipastikan bahwa lahan tersebut sudah diritualkan dan merupakan tempat yang baik untuk mendirikan rumah.

0 komentar:

Posting Komentar

BTemplates.com

Popular Posts

Blog Archive